Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Belajar dari Kesalahan Masa Lalu – Setiap orang orang pastinya pernah lakukan kekeliruan dalam kehidupannya dan sering terjadi.

Baik itu kekeliruan menyengaja atau yang tidak kita menyengaja, juga terhitung diri kamu. Tentu pernah lakukan kekeliruan kan?

Terkadang rasa menyesal, bersalah, dan duka cita selalu membayang-bayangi kehidupan kita yang akan datang.

Mengaku kekeliruan memanglah bukan kasus gampang. Tetapi, hal yang perlu diakui ialah: kekeliruan bisa membuat Anda belajar, tumbuh, dan mengoreksi diri.

Alasan Kamu Harus Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Pelajaran hidup yang terpenting juga dapat didapat dari kekeliruan yang pernah dibikin diri kita. Ingat-ingatlah jika waktu dan pengalaman menjadi guru yang bagus untuk belajar.

Kekeliruan sesungguhnya dapat digolongkan jadi empat jenis, yakni kekeliruan bodoh, simpel, kekeliruan karena keterkaitan, dan kekeliruan yang susah.

Kekeliruan bodoh misalkan jatuhkan makanan pada tempat umum, menyenggol gelas sampai tumpah, atau memakai baju kebalik. Sedang kekeliruan simpel misalkan kekurangan minuman saat melangsungkan acara pesta karena tidak memperhitungkan jumlah tamu.

Contoh kekeliruan karena keterkaitan ialah hal yang dimengerti tetapi membutuhkan usaha untuk menahan. Misalkan, tiba telat ke kantor tiap hari, atau usaha pertama Anda pailit karena ketidakjelasan masalah landasan usaha.

Lalu, ada kekeliruan kompleks yang seperti membuat beberapa keputusan susah yang mempunyai hasil yang jelek, jalinan yang tidak berhasil, atau hasil yang tidak memberikan kepuasan.

Beberapa kekeliruan kemungkinan bisa membuat Anda terasanya ingin mati saja, tidak untung secara materi, atau ada beberapa orang yang menjadi ‘korban’. Lepas dari apa kekeliruan yang Anda bikin, perlu dianggap, dan dikaji untuk menahan hal itu terjadi kembali.

Sebentar sesudah Anda mengetahui sudah lakukan kekeliruan, yang penting dilaksanakan ialah mengaku dan belajar darinya. Anda cuman bisa belajar pada kekeliruan bila diri kita sudah berani mengaku jika Anda sudah lakukan kekeliruan.

Saat lakukan kekeliruan, ada beberapa orang yang menyanggah dan justru mempersalahkan seseorang.

Saat Anda bertanggungjawab pada kekeliruan yang dibikin diri kita, itu maknanya proses evaluasi sudah diawali. Pada saat berani mengaku jika Anda salah, proses belajar berkembang makin cepat.

Mengapa harus belajar pada kekeliruan? Simpelnya ialah supaya tidak mengulang hal sama. Sesudahnya, Anda makin lebih arif dan memakai akal untuk bikin keputusan.

Sebuah study MRI oleh University of Southern California mendapati jika mempunyai peluang untuk belajar pada ketidakberhasilan dapat menggantinya jadi pengalaman positif, terlebih bila otak mempunyai peluang untuk belajar pada kekeliruan.

Kekeliruan masa lampau dapat membuat kamu lebih waspada dalam kehidupan

Kemungkinan ada satu perihal, yang mengakibatkan Anda melakukan perbuatan salah, dan tidak tahu bagaimanakah cara melakukan perbaikan. Bila ini terjadi, tidak boleh malu untuk minta kontribusi seseorang. Tidak boleh berasa tidak nikmat hati untuk belajar dari pihak lain karenanya kan menolong Anda mengoreksi diri.

Paling akhir, maafkan diri Anda karena sudah membuat kekeliruan dan peringatkan dalam diri sendiri jika kekeliruan bisa membuat Anda belajar banyak.

Tetapi, tidak boleh larut-larut dalam duka cita ya, berikut lima argumen mengapa kamu harus belajar pada kekeliruan masa lampau.

Argumen pertama mengapa harus belajar pada kekeliruan masa lampau yakni agar kamu dapat semakin waspada dalam kehidupan. Karena pernah lakukan kekeliruan, ini dapat diambil sebagai pelajaran tidak untuk lakukan kekeliruan ke-2 kalinya. Disamping itu kamu menjadi lebih waspada setiap akan memutuskan, memikir saat sebelum melakukan tindakan, dan tidak ceroboh dalam hadapi suatu hal.sebuah hal.

Mendewasakanmu untuk hadapi kondisi

Seterusnya yakni kekeliruan di masa lampau rupanya dapat mendewasakanmu untuk hadapi kehidupan di muka sana. Orang yang pernah lakukan kekeliruan, dia akan lebih waspada dalam melakukan tindakan.

Disamping itu, kondisi susah di masa lampau memaksakanmu agar semakin berlaku dewasa saat hadapi sebuah permasalahan. Hingga dapat membuat kamu lebih arif untuk hadapi kehidupan di muka sana.

Menjadi lebih memahami pada imbas atau resiko yang terjadi

Sesudah lakukan kekeliruan kamu jadi tahu apa resiko yang akan kamu bisa dari tiap keputusan yang diambil. Kamu menjadi lebih memahami apa imbas baik dan jeleknya saat putuskan suatu hal.sebuah hal. Penting sekali lho pahami resiko dari tiap cara yang kita kerjakan, hal tersebut mempunyai tujuan agar kita menjadi lebih siaga pada rintangan di muka sana.

Belajar dari Kesalahan Masa Lalu Dapat belajar pada kekeliruan masa lampau

Argumen seterusnya yakni menjadi peluang atau peristiwa untuk belajar pada kekeliruan masa lampau. Kamu tentu kerap dengar jika pengalaman ialah guru yang terbaik. Belajar pada kekeliruan masa lampau berikut dapat membuat kamu menjadi lebih berhati-hati dalam berlaku. Walau berat, jika tidak ada kekeliruan itu kamu jadi tidak dapat untuk ambil pelajaran darinya.

Kamu dapat membagi pengalaman untuk seseorang, agar tidak lakukan kekeliruan yang serupa

Argumen paling akhir mengapa kamu harus belajar pada kekeliruan masa lampau yakni, pengalaman dari itu dapat kamu bagi sama orang lain agar tidak lakukan kekeliruan yang serupa. Share pengalaman itu benar-benar membahagiakan. Kamu menjadi lebih tahu bagaimana cerita hidup seseorang juga demikian sebaliknya.

Saat kamu share pengalaman dengan seorang, ia akan ambil pelajaran dari hidupmu. Hingga ia tidak terjerat dan rasakan kesengsaraan yang seperti yang kamu rasakan awalnya.

Kekeliruan masa lampau memang menyakitkan dan tidak jarang-jarang beberapa orang yang susah untuk memaafkannya. Tetapi, karena hidup ini jadi berlanjut yok berdamai dengan masa lampau dan mengambil pelajaran dari tiap momennya.

Seluruh orang tentu alami kekeliruan dalam aktivitas yang dia kerjakan. Dimulai dari pekerjaan sampai pada belajar. Tetapi tidak boleh menjadikan kekeliruan itu sebagai hal yang perlu diacuhkan demikian saja.

Ada yang dapat kita mengambil dari sebuah kekeliruan itu. Diantaranya ialah pahami kekeliruan kita sendiri. Lantas apa kita harus belajar pada sebuah kekeliruan yang pernah kita rasakan? Kamu dapat berusaha untuk membaca ini

Supaya kamu dapat semakin waspada kembali pada lakukan suatu hal Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Keutamaan belajar pada sebuah kekeliruan diantaranya ialah supaya di periode mendatang kamu tidak merasakannya kembali. Karena kamu sudah mengetahui kekeliruan yang kamu lakukan tidak patut untuk terulang lagi dan jadikan dirimu supaya lebih waspada kembali pada lakukan suatu hal.sebuah hal. Kamu jadi dapat memikir dan pilih pilihan atas sesuatu yang kamu kerjakan.

Belajar percaya diri

Dari kekeliruan, kamu dapat belajar jika percaya diri itu harus. Karena pada realitanya saat seorang sudah melakukan perbuatan sebuah kekeliruan, kadang ia tidak dapat terima dianya untuk berani ambil langkah yang akan ia kerjakan.

Bila kamu belajar pada sebuah kekeliruanmu sendiri karena itu kamu akan tahu jika percaya diri itu harus saat kamu telah melakukan perbuatan kekeliruan.

Menjadikanmu individu yang bagus

Makin kamu belajar banyak dari sebuah kekeliruan, makin kamu dapat memikir untuk ke-2 kalinya. Kadang kita selalu terburu-buru saat menentukan opsi, yang pada akhirnya sampai pada di mana kita berasa dituding dan jadi sebuah kekeliruan. Dengan kamu belajar pada sebuah kekeliruan, kamu akan jadi lebih baik kembali.

Kamu lebih tahu letak kekeliruanmu

Bila kamu berasa bersalah pada sesuatu yang kamu kerjakan, coba untuk belajarlah dari kekeliruanmu. Kamu makin lebih tahu letak kekeliruanmu, dibandingkan kamu harus meremehkan kekeliruanmu. Kamu bisa juga lebih introspeksi diri dalam kekeliruanmu. Maka janganlah pernah meremehkan kekeliruanmu, ya.

Bukti jika kamu perduli pada diri kamu sendiri

Satu kekeliruan yang kita lakukan sebaiknya kita terima. Dari sana lah kamu dapat menilai diri kamu dari semua kekeliruan yang kamu lakukan. Meremehkan kekeliruanmu sama juga kamu tidak perduli dengan diri kamu.

Tidak boleh egois! Tunjukkan jika kamu itu perduli pada diri kamu. Bila kamu sayang pada diri kamu, karena itu kamu harus belajar pada kekeliruanmu.

Itu argumen kenapa kamu perlu belajar pada kekeliruanmu sendiri. Jangan sampai mengabaikannya dan teruslah rendah hati.

Untuk berbagai informasi lainnya seputar gaya hidup bisa langsung kunjungi situs https://hotbrand-sale.com